Jumat, 10 November 2017

Khafifah Indar Parawansa; Budaya dan Seni Perekat Persatuan Kesatuan Bangsa

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, saat diskusi di Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Pahlawan Kekinian, Mengabdi dan Berkarya untuk Negeri", yang berlangsung di Jakarta, Kamis (9/11/2017).
Jakarta (09/11/2017) - Tema hari pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November 2017 yaitu Estetik Heroik. Tema ini diambil karena diyakini bahwa seni dan budaya memiliki kekuatan yang tidak terbatas untuk membuka sekat primordialisme demi memperkuat persatian dan kesatuan bangsa.

Hal itu mengemuka saat diskusi yang di selenggarakan oleh FMB9, Mensos Khofifah Indar Parawansa dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Pahlawan Kekinian, Mengabdi dan Berkarya untuk Negeri", yang berlangsung di Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Mensos menambahkan bahwa bertolak dari keyakinan bahwa nafas kebersatuan dan kebangsaan dapat dikuatkan lewat produk-produk seni dan budaya, maka lahirlah tema besar hari kepahlawanan kali ini "Estetik Heroik". 

"Jadi kami berharap bagaimana dari lagu, tarian, dan juga tulisan akan terbangun suasana kebersatuan sebagai sebuah bangsa," ujarnya.

Mensos pun ingin agar melalui upaya tersebut memori warga bangsa bisa terpanggil, untuk menjaga persatuan dan kesatuan negeri. Lewat bagaimana, sambung dia, ternyata sebuah kebersatuan bisa ditarik gravitasinya melalui syair. 

"Produk seni dan budaya itu sifatnya borderless. Jadi setiap orang, siapa saja, apapun ras, etnis, dan agamanya, bisa terstimulasi untuk menjaga persatuan dan kesatuan melalui karya seni dan budaya," ungkapnya.


Mensospun mengingatkan kepada kita semua, agar hari ini pada pukul 8.15 mengheningkan cipta untuk mengenang jasa pahlawan yang telah gugur. "saya mengajak pengguna media sosial untuk memeriahkan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 dengan memviralkan lini masa dengan hashtag #pahlawanku dan #haripahlawan" tegasnya.

Dia pun meminta kepada masyarakat, agar berbagi foto atau lokasi di mana pengguna medsos melakukan upacara peringatan Hari Pahlawan, atau mengabadikan foto setelah hening cipta, atau berfoto di logo-logo Hari Pahlawan di kota masing-masing. "Jangan lupa bubuhkan #pahlawanku. Ayo kita trendingkan topik Hari Pahlawan agar di media sosial juga terbangun memori kolektif tentang jasa-jasa para pejuang bangsa" katanya.

Ajakan ini tentu menarik. Pemerintah seolah tak ingin ketinggalan zaman, mengikuti tren kekinian, bahwa media sosial menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Hadir pula pembicara lain nya dalam diskusi di FMB9, antara lain, Dirjen IKP Kemenkominfo R Niken Widiastuto dan Ketua Umum Hari Pahlawan Aghus Tansil.

Untuk masyarakat yang mendapatkan berita seputar isu-isu yang menarik dan lagi tranding, dapat anda ikuti kegiatan FMB 9 secara langsung di: www.fmb9.id, FMB9ID (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID (Youtube).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Viu Rilis “Shunshine” Original Series Indonesia Terbaru

Laura Basuki, Film Shunshine. Dok Pribadi Langit (Dion Wiyoko) yang terlalu besar rasa cintanya kepada Bumi (Sheila Dara), membuat p...