Blog berisi liputan acara dan tulisan pribadi.

Selasa, 07 Agustus 2018

Dukung Asian Games 2018 Kamu Harus Tahu 3 Paket Kebijakan Korp Lalu Lintas Polri


Kakorlantas Polri Inspektur Jenderal Pol Drs Royke Lumowa MM
Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan Asian Games 2018, patut kita mendukung dengan penuh. Sebab, kurang dari dua pekan penyelenggaraan event akbar ini bakal menarik perhatian dunia. Oleh karena itu, seyogyanya kita bantu pemerintah dalam menyukseskan Asian Games 2018 ini.

Bukti nyata bahwa masyarakat gembira dalam menyambut semarak Asian Games 2018 di beberapa daerah seperti dikutip di media cetak kompas (7/8), kegembiraan dalam menyambut event ini dengan menggoreskan semangatnya melalui membenahi kampung markisa yang makin kece dengan sentuhan yang indah dari warganya. Di beberapa kota lainnya juga melakukan hal yang sama dalam menyambut dan menyukseskan Asian Games 2018.

Salah satu diantara banyak cara dalam membantu menyukseskan Asian Games 2018 terutama yang ada di wilayah Ibu Kota, adalah dengan mengikuti peraturan dalam menyikapi event besar ini. Tertib berlalu lintas menjadi syarat penting, dunia memandang dan melihat perkembangan lalu lintas. Semakin tertib, maka akan memudahkan jalannya perhelatan akbar yang kita nanti-nantikan.

Dalam hal ini, Kepolisian RI melalui Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Pol Drs Royke Lumowa MM, ambil bagian dalam mengatasi kemacetan dengan tiga paket kebijakan untuk masyarakat yang bertujuan mengantisipasi kemacetan arus lalu-lintas selama perhelatan Asian Games 2018 berlangsung.

Nah, apa saja sih.. ketiga kebijakan tersebut, simak bareng-bareng yuk:

1. Mengendalikan penggunaan kendaraan pribadi          dengan menerapkan sistem ganjil-genap
2. Membatasi operasional angkutan barang                    khususnya sumbu 3 dan seterusnya mulai pukul        06.00 -21.00 wib pada titik-titik area tertentu.
3. Melipatgandakan jumlah operasi angkutan umum      massal.


Dengan mematuhi peraturan yang ada, selain memberikan keselamatan bagi pengguna lainnya, juga memberikan keselamatan bagi diri sendiri. Oleh karena itu, bijaklah dalam mengendarai kendaraan. Pengaturan lalu lintas sudah dipikirkan matang-matang dalam menyikapi lalu lintas di Ibu Kota Jakarta. Sistem ganjil genap yang sudah diterapkan pada 1 Agustus 2018 kemarin, hal ini harus menjadi perhatian khusus untuk pengendara kendaraan roda empat, bagi pengendara yang yang tidak patuh terhadap aturan sistem ganjil-genap, maka akan kena tilang dengan denda maksimal Rp 500 ribu.

Sebagai contoh, masyarakat harus tahu akan penerapan kebijakan pengaturan lalu-lintas yang ada di seputaran GBK Senayan, Jakarta. Dalam hal ini ketika Opening Closing Ceremony (OCC):
  1. Arus yang datang dari Semanggi mengarah ke           Gerbang Pemuda / Pintu 1 / Asia Afrika, diluruskan     ke arah Gedung DPR/MPR atau Slipi arah Barat.
  2. Arus yang datang dari Barat atau Slipi yang naik       Layang Farmasi menuju Gerbang Pemuda / Pintu       Asia Afrika, diluruskan ke arah Timur atau                 Semanggi.
  3. Arus yang datang dari Jalan Pakubuwono menuju       ke  Asia Afrika -- Gerbang Pemuda, dibelokkan ke     kanan  arah Jalan Hang Tuah.
 4. Arus yang datang dari Bundaran Patung Senayan   (Jalan Jenderal Sudirman) yang mengarah ke     Gerbang Pemuda / Asia Afrika / Pintu 1 Senayan       melalui pintu FX Sudirman diluruskan ke arah Utara   atau Semanggi.

Nah, adapun rincian pengaturan lalu-lintas di sekitaran GBK Senayan saat pertandingan sudah dimulai adalah sebagai berikut:

Flyover Senayan dan Ladogi
  1. Kendaraan dari arah Semanggi diarahkan lurus ke     arah Slipi.
  2. Kendaraan dari arah Lampu Merah diarahkan lurus     naik flyover atau belok kiri ke arah Slipi, tidak ada     yang memutar di bawah flyover.
  3. Kendaraan dari arah Slipi diarahkan lurus ke arah     Semanggi, tidak ada yang menuju ke arah Jalan       Gerbang Pemuda.

Jalan Asia Afrika arah FX Sudirman
  1. Penutupan Pintu 5 Luar.
  2. Kendaraan dari arah Bundaran Senayan diarahkan     lurus ke arah Semanggi.

Bundaran Senayan

Kendaraan yang menuju ke arah Semanggi diarahkan masuk ke jalur cepat Jalan Jenderal Sudirman.

Traffic Light Asia Afrika
   1. Penutupan jalan arah Pintu 5 Dalam.
   2. Kendaraan dari arah Selatan (traffic light Senayan     City) diarahkan lurus ke arah traffic light Lapangan     Tembak.
   3. Kendaraan dari arah Utara (traffic light Lapangan       Tembak) diarahkan lurus ke Bundaran Senayan.

Traffic Light Lapangan Tembak
   1. Kendaraan dari arah flyover Senayan diarahkan         belok kanan ke arah traffic light Palmerah.
   2. Kendaraan dari arah traffic light Palmerah                 diarahkan  belok kiri ke arah flyover Senayan. 

Lebih rinci lagi terkait manajemen lalu-lintas di GBK Senayan, Jakarta pada saat OCC Asian Games 2018 yaitu sebagai berikut, pada saat OCC, gerbang yang dibuka antara lain adalah gerbang 1, 5, 6, 7, 8, 9 dan 10. Sedangkan gerbang yang ditutup adalah gerbang 2, 3, 4 dan 11.

Untuk memudahkan flow arus orang dan barang, sudah diatur seperti ini:

  •       VVIP beserta kendaraan memasuki kawasan GBK   melalui pintu 1.
  •    VIP:
-  Kendaraan VIP tidak boleh memasuki kawasan GBK (hanya drop off).
-  Para tamu VIP berkumpul di Hotel Fairmont.
Berangkat bersama dengan bus drop out di pintu 1, atau berjalan kaki melalui pintu 1 menuju lokasi OCC.
- Maksimal, jam 18.15 wib seluruh VIP sudah berada di lokasi OCC.

  •        Penonton masuk melalui pintu 5, 6 dan 7.
  •    Atlet dan ofisial masuk menggunakan bus           transportasi, drop off di venue Aquatic, lalu bus     keluar GBK melalui pintu 10 menuju tempat         parkir (depan TVRI).
  •    Untuk kendaraan logistik entry/exit melalui pintu  1.
  •  Untuk pers/media beserta kendaraannya   entry/exit   melalui pintu 9.
  •   Pada saat kondisi ini diberlakukan, arus lalu lintas di   sekitaran GBK ditutup untuk umum dan diarahkan   ke Jalan Pemuda, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Pintu   Senayan.

Pada saat game time, maka entry/exit GBK yang diberlakukan adalah sebagai berikut:
1. Saat game time, gerbang 1, 5, 6 dan 7 digunakan   untuk penonton dan melalui proses security check.
2. Khusus untuk gerbang 1 digunakan sebagai           entry/exit penonton.
3. Gerbang 9 difungsikan untuk akses entry/exit         logistik.
4. Awak media/pers entry dan exit melalui pintu 9.
5. Untuk atlet dan ofisial menggunakan akses               entry/exit pintu 10.
6. Untuk VIP, MTO, ITO workforce yang sudah             terakreditasi masuk melalui pintu 1.
7. Untuk kendaraan berstiker INASGOC (Departemen   Transport) dan sudah terakreditasi masuk melalui      pintu 10.

"Sehubungan tempat parkir di sekitar lokasi pertandingan terbatas, maka dihimbau kepada warga masyarakat yang hendak menuju lokasi pertandingan untuk menggunakan sarana angkutan umum yang sudah disiapkan. Dan, sebisa mungkin jikalau tidak terlalu penting untuk menghindari rute perjalanan yang digunakan oleh rombongan atlet," kata Kakorlantas Polri Inspektur Jenderal Pol Drs Royke Lumowa MM saat menghimbau masyarakat mengenai lokasi parkir dan transportasi umum.

Penambahan personil Polantas Polri ini adalah sebagai bagian dari upaya nyata Polri dalam menyukseskan Asian Games 2018. "Salah satu sukses untuk keamanan Asian Games 2018 adalah juga sukses belajar berlalu-lintas. Pelajaran berlalu-lintas diberikan kepada atlet, ofisial, juga penonton," ungkapnya.

Dia juga menyampaikan bahawa ada sebanyak 4 ribu Polantas yang akan ditambah guna mengamankan dan mengantisipasi lalu lintas selama Asian Games 2018 berlangsung di 4 wilayah: Jakarta, Palembang, Jawa Barat dan juga Banten.

Kita berharap event akbar ini akan berlangsung aman dan berjalan dengan baik serta mendapatkan apapun yang cita-citakan masyarakat Indonesia. Mari, kita bantu Polantas Polri dengan mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dapur Unik dan Menarik Harapan Keluarga Bahagia

Iffan Suryanto,  Presiden Direktur PT. Electrolux  saat launching  Electrolux Taste and Care Center Dulu, semasa kuliah, senior saya...