Blog berisi liputan acara dan tulisan pribadi.

Jumat, 14 Juni 2019


Mau jalan-jalan seru dan enjoy. Cobain deh mampir ke Jakarta Fair atau yang biasa dikenal juga dengan Pekan Raya Jakarta (PRJ), saat ini PRJ kembali digelar untuk menyambut ulang tahun Jakarta ke-492 tahun. Bertempat di JiExpo, Kemayoran, Jakarta Fair berlangsung dari 22 Mei-30 Juni 2019.
Nah, mumpung masih ada sisa beberapa hari lagi, ajak keluarga untuk berbelanja sekaligus jalan-jalan di Jakarta Fair ya. Jangan sampai kehabisan dan telat untuk datang ya, sabtu dan minggu waktu yang tepat bersama keluarga jalan-jalan kesini.

Sisa THR kamu masih ada kan? Buruan datang ya ke Jakarta Fair. Nih, siapa tau kamu mau borong-barang, sebab disana banyak sekali booth-booth yang perlu kamu kunjungi, disana ada pameran multiproduk akan menghadirkan berbagai sektor industri seperti otomotif, teknologi, elektronik, olahraga, fashion and garmen, peralatan rumah tangga, furnitur, kuliner, industri kreatif, kerajinan tangan, herbal dan obat-obatan, perbankan, produk jasa, kosmetik, dan lainnya.
Ada banyak hiburan seru lainnya disiapkan oleh panitia penyelenggara dalam perhelatan Jakarta Fair yang ke-52 ini. Salah satunya konser musik di panggung utama yang menampilkan sejumlah penyanyi dan juga band terkenal setiap harinya.

PT. Jakarta International Expo (JIExpo) sebagai penyelenggara, bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selalu sukses menggelar event yang sangat menggembirakan ini.

Event Jakarta Fair ini secara khusus digelar dalam rangka tidak hanya memperingati juga sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta yang menginjak usia ke-492 pada tahun ini.

Nah, untuk yang mau ke lokasi Jakarta Fair, kamu bisa naik kendaraan pribadi baik mobil maupun motor, bus TransJakarta, taksi atau ojek online dan Commuter Line.

Bahkan khusus untuk Jakarta Fair, TransJakarta dibuka menjadi tiga rute tambahan yang diinformasikan melalui akun Instagram @jakartafairid.

Oh iya, adapun rute tambahan tersebut yaitu: Rute PRJ 1 : Pusat Grosir Cililitan (PGC) 1 - JIExpo Kemayoran, Rute PRJ 2 : Halte Kampung Melayu - JIExpo Kemayoran dan PRJ 3 : Halte Pulo Gadung 1 - JIExpo Kemayoran.

Semua bus TransJakarta tarifnya tetap Rp 3.500 dan akan berhenti di halte yang langsung mengarah ke Pintu 2 Jakarta Fair Kemayoran.

Sedangkan tiga akses menuju Jakarta Fair antara lain : TransJakarta Rute Lama, dari Halte Monas naik TransJakarta dengan tujuan Halte PRJ dengan nomor bus 2 C.

Commuter Line, naik KRL Bogor atau Depok tujuan Jakarta Kota, turun di Stasiun Juanda. Lalu naik ojek online ke JIExpo Kemayoran. Bisa juga naik KRL Jatinegara tujuan Bogor, turun di Stasiun Rajawali. Kemudian naik ojek online ke JIExpo Kemayoran.

Kendaraan Pribadi. Dari arah Cawang bisa melalui Tol Wiyoto Wiyono dan keluar di Kemayoran. Bisa juga dari Grogol, Semanggu dan Pulogadung tanpa harus masuk jalan tol.

Untuk Jakarta Fair 2019 buka setiap hari dari pukul 15.30 – 22.00 WIB (Senin-Kamis), 15.30-23.00 WIB (Jumat) dan 10.00-23.00 WIB (Sabtu-Minggu dan Hari Libur Nasional).
Untuk harga tiket Rp 25 ribu khusus untuk Senin, sedangkan Selasa-Kamis Rp 30 ribu dan Sabtu-Minggu dan Hari Libur Nasional Rp 40 ribu. Khusus untuk lansia (berusia 60 tahun keatas) tidak dikenai biaya alias gratis, tapi harus membawa E-KTP dan hanya berlaku untuk satu kali masuk dalam sehari.

Buat kamu yang membawa kendaraan sendiri, kamu harus menyiapkan dana untuk membayar parkir. Pihak penyelenggara Jakarta Fair Kemayoran 2019 memberlakukan tarif parkir sekali masuk. Untuk mobil tarif parkirnya Rp 30 ribu, mobil boks Rp 40 ribu dan motor Rp 15 ribu.

Saat hari libur seperti Sabtu dan Minggu, disarankan datang pada pagi hari atau naik kendaraan umum, karena ruas parkir biasaya cepat penuh. Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa klik laman www.jakartafair.co.id atau juga bisa download langsung di Google Play dengan keyword Jakarta Fair.

Masih banyak lagi keseruan di Jakarta Fair, apabila kamu berkunjung kesana, jangan lupa abadikan jalan-jalan bersama keluarga terdekat kamu ya. 



Minggu, 02 Juni 2019

Keinginan untuk menyelesaikan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi adalah menjadi dambaan setiap insan. Alhamdulillah, atas ijin Nya, saya kembali menempuh pendidikan Pascasarjana di Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan jurusan Komunikasi Politik.

Awalnya, sempat ragu dan bimbang, karena pada kesempatan ini saya ingin berbagi pengalaman kuliah lewat kuliah online. Mengenai bagaimana dan caranya seperti apa metode kuliahnya, akan saya ulas sedikit dalam tulisan ini.

Teknologi informasi yang semakin pesat, menjadi salah satu buah dari manfaat adanya kuliah ini. Mengapa? Sebab, didalamnya bila saya pahami, kuliah ini tidak jauh berbeda dengan kuliah-kuliah pada umumnya. Setiap harinya, saya selalu mendapatkan tugas yang harus dikerjakan selama satu minggu, yang didalamnya juga terdapat dosen yang memberikan kuliahnya secara live lewat aplikasi sosial media.

Teman

Hal yang paling menggembirakan adalah, lewat kuliah ini tentu saja menambah wawasan juga menambah teman. Teman dari berbagai latar profesi, kiranya itu akan menjadikan diri kita terasah dengan pergaulan akademis. 

Sebab, dewasa ini, pertemanan dalam pendidikan memang diperlukan. Energi positif yang dibawa teman kuliah betul-betul membuat keinginan untuk menyelesaikan kuliahpun ada.

Ada banyak hal yang saya peroleh dari pertemanan ini, transfer knowledge lebih terasa didapatkan, lantaran apa yang disampaikan teman terkadang tidak menggurui, lebih kepada berbagi apa yang mereka pahami.

Unik memang, di usia saya yang ke 35 ini masih terus menggali pengetahuan apa yang tidak saya pahami dan perlu paham tentang perkembangan politik yang kontekstual.

Dosen

Beberapa pertemuan baik melalui online maupun langsung, dosen memberikan gambaran tentang studi yang saya ambil ini. Semua tergantung kemauan dan keinginan kita sendiri apakah mau menyelesaikan lebih cepat atau mau berlama-lama kuliah menjadi mahasiswa abadi, ini tentu saja menjadi sebuah pilihan.

Senangnya mempelajari komunikasi politik ini, dosen selalu menekankan dalam memberikan kuliahnya selalu update dengan perkembangan isu politik dewasa ini. Mengasah kembali dengan apa yang kita baca dan apa yang kita pahami memudahkan kita memahami tentang studi yang saya ambil.

Tempat Kuliah

Rutinitas kantor yang tidak bisa kita tinggalkan, salah satu diantaranya mengambil belajar online ini. Sebab, ini sangat memudahkan saya yang ingin menempuh ke jenjang yang lebih tinggi. Disamping itu, tempat kuliah yang tidak jauh dari tempat tinggal menjadikan saya memilih kampus Universitas Muhammdiyah Jakarta.

Bertemu dengan teman baru, dosen baru menjadi nilai tambah pada sesi kuliah yang saya lakoni ini. Banyak manfaat yang saya ambil di dalamnya, kerja yang padat membuat energi untuk kuliahpun perlu dengan niat maksimal, sebab, semua berjalan dengan kekuatan dan keseriusan dalam menjalani kuliah ini.

Alhasil, selama setengah semester berjalan, ternyata kuliahnya tidak kalah menariknya dengan kuliah reguler. Nah, buat kamu yang mau kuliah online bisa tanya langsung melalui komen disini yaa...

Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Inovasi Permudah Masyarakat

Problematika pembuatan e-KTP hampir di seluruh  negeri dirasakan oleh masyarakat. Untuk itu, hadirnya Anjungan  Dukcapil Mandiri (ADM) ini...