Blog berisi liputan acara dan tulisan pribadi.

Senin, 21 September 2020

Senja sore itu bener-bener memberikan keindahan yang sangat menyejukkan. Apalagi kala itu kami, melihatnya setelah seharian bekerja, Nampak guratan keindahan alam yang memesona.



Menikmati pemandangan sore hari, ada hal yang memberikan kenyamanan dalam bekerja. Sebulan sekali kita melihat pemandangan ini tentu saja membuat rutinitas bekerja dapat memberikan semangat.

Ciptaan Tuhan mana lagi yang kau dustakan? Hmm luar biasa kalau terus memandangi senja sore hari.

 


Rabu, 16 September 2020

 


“Jangan lupa gunakan masker, selalu cuci tangan dan selalu jaga jarak”

Kata-kata diatas menjadi perbincangan wajib setiap kali saya bertemu dengan temen-temen di kantor. Atau bahkan saat bertemu di rumah temen. Hal itu, saya maklumi, mengingat pandemi ini belum berakhir, dan ikhtiar saya dan temen-temen semuanya dengan melakukan tiga hal yang dilakukan di atas.

Sebagai langkah awal, tiga kebiasaan ini memang sulit dilakukan. Pelan-pelan saja, semuanya butuh keseriusan terutama dalam mencegah penyebaran COVID-19 ini agar tidak meluas dan menghentikannya.




Baru-baru ini, saya mendapatkan informasi dari email yang saya terima bahwa Aplikasi Absensi Hadirr meluncurkan Fitur Contact Tracing. Tentu saja aplikasi semacam ini sangat penting dewasa ini. Kita berharap dengan aplikasi ini mampu membantu Pemerintah dalam melacak penyebaran COVID-19.

Perlu juga disampaikan, pengembang aplikasi Hadirr yang selama ini dikenal sebagai aplikasi pencatatan presensi karyawan (mobile attendance) saat ini sedang meluncurkan fitur contact tracing. Fitur tersebut diharapkan bisa membantu upaya pemerintah untuk melakukan penelusuran kontak (contact tracing) COVID-19, khususnya di lingkungan perkantoran.

Pertengahan September 2020 ini, jumlah kasus positif corona di Indonesia sudah melampaui angka 220.000 seiring dengan penyebaran jumlah zona merah COVID-19 yang telah mencapai 70 wilayah kabupaten/kota dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Minggu lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan pernyataan bahwa PSBB total akan kembali diterapkan terhitung tanggal 14 September 2020 akibat laju kenaikan kasus COVID-19 di ibukota yang mengkhawatirkan. Kebijakan ini telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Di satu sisi, kapasitas ruang ICU di DKI Jakarta sudah berada di bawah batas ideal 60 persen yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di sisi lain, PSBB total di DKI dianggap sebagian pihak akan semakin memberatkan pelaku usaha dan berimbas buruk kepada perekonomian Indonesia yang sudah mengalami pertumbuhan negatif.

Di tengah kepelikan dilema ini, aplikasi Hadirr yang selama masa pandemi dikenal sebagai aplikasi untuk menerapkan kebijakan bekerja di rumah (work from home/WFH) menghadirkan fitur Contact Tracing atau lacak kontak bagi perusahaan. Fitur yang memanfaatkan teknologi bluetooth ini diharapkan dapat membantu upaya pemerintah untuk melakukan lacak kontak di kawasan perkantoran dan menekan penyebaran COVID-19.

Hingga akhir Agustus 2020, tercatat sudah ada 150 perusahaan di wilayah DKI Jakarta yang melaporkan adanya kasus positif COVID-19 di lingkungan kerja mereka. Klaster perkantoran juga bermunculan di kota-kota lain dan mengakibatkan penutupan sejumlah kantor di Bandung, Pekanbaru, Ambon, dan bahkan telah menyebar ke kota-kota kecil seperti Cilegon, Bojonegoro, Batang, dan masih banyak lagi.

Contact tracing secara agresif merupakan satu dari tiga tahap pengendalian COVID-19 yang biasa disingkat dengan 3T (Testing, Tracing, Treatment). Sayangnya, contact tracing di Indonesia masih jauh memenuhi standar WHO karena sebagian besar dilakukan secara manual. WHO merekomendasikan contact tracing dan tes terhadap minimal 30 orang yang terpapar tiap penderita COVID-19, sementara saat ini Indonesia hanya melakukan lacak kontak dan tes terhadap 1 hingga 5 orang per penderita.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri memperkirakan bahwa dibutuhkan setidaknya 200 ribu orang untuk melakukan contact tracing COVID-19 secara manual.

“Teknologi dapat melengkapi dan meningkatkan efektivitas proses contact tracing manual. Dengan adanya fitur Contact Tracing di aplikasi Hadirr, kami berharap dapat berkontribusi dalam pelaksanaan 3T (Testing, Tracing, Treatment) dan menekan penyebaran COVID-19 yang semakin memprihatinkan di Indonesia,” papar Afia R Fitriati, CEO Fast8 Group yang merupakan pengembang aplikasi Hadirr dan aplikasi pengelolaan SDM Gadjian.

Fitur Contact Tracing di aplikasi Hadirr dapat membantu perusahaan untuk mengidentifikasi karyawan yang melakukan kontak dengan sesama karyawan yang positif COVID-19 dalam kurun waktu 14 hari serta sesegera mungkin memberi notifikasi kepada karyawan yang berpotensi tertular. Dengan demikian, perusahaan dapat segera mengambil tindakan untuk memutus mata rantai penularan virus corona sekaligus meminimalisir risiko bisnis akibat penutupan kantor secara total.

Selama masa pandemi COVID-19, aplikasi Hadirr dikenal sebagai aplikasi yang memungkinkan karyawan mencatatkan kehadiran dan jadwal kerja melalui telepon genggam sehingga memudahkan perusahaan memantau produktivitas dan menerapkan kebijakan bekerja di rumah (work from home/WFH) dengan efektif. Produsen vaksin Bio Farma dan perusahaan retail PT Transmarco adalah dua dari ribuan perusahaan yang telah menggunakan Hadirr. Aplikasi ini bahkan telah menjangkau beberapa perusahaan di Malaysia dan Singapura.

Fitur Contact Tracing dapat digunakan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan aplikasi Hadirr. Ujicoba aplikasi Hadirr gratis dapat diakses di tautan http://bit.ly/IndonesiaContactTracing

 

Kamis, 10 September 2020



Kesuksesan seseorang dalam berbisnis bisa dari kemauan yang ia sendiri miliki, atau bisa juga faktor lingkungan, hasil bacaan yang kemudian di praktikkan dalam berbisnis atau juga orang tuanya yang sudah sukses. Nah, kondisi pandemi harus memutar otak untuk terus berinovasi. Hmm, kira-kira mau bisnis apa yaa di tengah himpitan musibah ini.

Pernah juga dalam bulan agustus kemarin, saya melakukan traveling ke Kawah Putih, Tebing Keraton dan Bukit Moko yang ada di Bandung, Jawa Barat. Saya menyoroti beberapa usaha yang terlihat cukup ramai, misalkan saja saya makan lontong kari di pinggir jalan hingga makan sate di kedai setelah jalan-jalan di tempat pariwisata yang begitu indahnya.

Pas banget nih, dalam beberapa waktu lalu saya mengikuti fun talk yang digelar oleh Home Credit yang menghadirkan Omesh panggilan akrab dari seorang artis yang bernama Ananda Rusdiana ini bercerita di masa pandemi seperti sekarang ini. “dari kecil sampai kuliah pun saya berjualan susu” cetus artis yang memiliki banyak talenta ini menerangkan saat live di instagram di Home Credit, Rabu (8/9).

Saya sendiri saat begitu semangat saat mendengarkan omesh ini bercerita, nampak ia menjelaskan pengalaman kesukesan nya dari kecil hingga ia menuai kesuksesan setenar ini. Ketidaksombongan yang ia miliki tentu saja membawa ia pada kesuksesan yang ia rengkuh sekarang ini.

Omesh senang menjalani




Omesh begitu senang menjalankan dunianya, bahkan ia sendiri pernah ngamen untuk menyambung hidupnya. “Saya sales promotion boy selama kuliah salah satu produk susu di mall-mall kaya gitu. Jadi memang udah biasa jualan.” kata omesh begitu riang menerangkan masa-masa untuk bisa hidup mandiri.

Masa pandemi ini dampaknya besar sekali, perusahaan yang berhubungan dengan pariwisatapun turun sekali menjadi 80-90% bandung kunafe. Untuk tigre hood penuruan terjauh sampai 75% karena ini kebutuhan tersier atau hobi tidak ada keuntungan pandemi. Namun, tersier lainnya seperti kura-kura cupang dan olahraga lainnya tida mengalami kerugian mendalam malah dapat keuntungan, malah jadi naik karena orang berpikiran nyari kesibukan atau olahraga biar sehat. Tutup selama dua bulan tutup kemarin.

Omesh juga membagikan tips agar bisa keluar dari kegagalan. Ia menceritakan pengalaman banyak bisnisnya diantaranya bisnis Warung Macan, es potong singapura di beberapa Itc di Jakarta. Menurutnya bisnis itu perlu perhitungan, tapi saat gagal harus bisa menjadi pelajaran, kita perbaiki dan bangkit untuk dari keterpurukan. Harus bagaimana untuk bangkit dan harus memperbaiki kesalahan yang sudah terjadi.

Hal yang paling sederhana adalah kita memang ahlinya dibidangnya. Jangan pernah berhenti untuk bangkit dan terus belajar. Omesh juga belajar lagi dalam menghadapi bisnis ini “Saya mau sekolah lagi di kampus bisnis, bener-bener ingin belajar bisnis strategi, menyusun neraca dan bisnis plane yang berhubungan untuk tiga tahun mendatang, belajar dimanapun, seperti halnya belajar lewat Home Credit ini Fun Talk yang keren ini” supaya bisa mendapatkan ilmu dan belajar dari orang-orang yang sudah memiliki pengalaman.



Dalam menapaki karir bisnisnya, omesh juga memiliki role model dalam bentuk perusahaan bukan secara personal, tigre hood diharapakan seperti zara yang harus ada di semua negara.

Omesh juga menerapkan dalam keseharian bisnisnya dan melakukannya dalam usahanya. Ia juga menceritakan bisnisnya selalu menggunakan jasa hrd, bahkan setiap bulan menggunakan audiitor. “Semua yang mau menjadi karyawan saya itu pasti melalui proses hrd, tes psikologi, karena investasi manusia dan saya memposisikan untuk menjadi besar” terang Omesh begitu yakin menjelaskan bisnisnya.

Harus bersikap menjadi perusahaan yang besar. “Saya sendiri menyiapkan BPJS, sistem gaji yang memiliki lembur, uang transpor, uang kesehatan dan tertib administrasi.” Yang begitu senang menjelaskan bagaiman ia menerapkan bisnisnya agar terus membesar.

“Mind set itu harus ditanamkan, kalau mau sukses ya harus berpikir menjadi orang sukses.” Cetus Omesh menyakinkan peserta fun Talk #AyoMajuBersama Home Credit.



Dalam menghadapi pandemi sekarang ini, Omesh juga memberikan pesan kepada kita semua. Pelajari apa yang mau dilakukan dan persiapkan sebaik mungkin.

Nah itu saja, obrolan kita kali ini, bakal masih banyak lagi pembicara lainnya di acara Fun Talk yang diselenggarakan Home Credit. Selalu pantengin instagram Home Credit yaa, siapa tau bakal lebih seru dan memperbanyak dari obrolan dari Omesh: Mimpi Besar Berawal dari Mindset.

Sabtu, 05 September 2020


Terik matahari begitu menyengat, aku bergegas untuk untuk berteduh di Waroeng Steak yang ada di Jalan Tebet. Terdapat lahan parkir di depannya, hingga para pengunjung pun tak perlu repot untuk parkir. Suasana di jam 14.00 sore itu sudah dipadati pengunjung yang ingin menikmati varian menu yang disajikan. Apalagi, hari ini Waroeng Steak ulang tahun yang ke 20.

Nampak sekali pengunjung berdatangan dengan mencuci tangan terlebih dahulu di tempat cuci tangan yang sudah disediakan. Waroeng Steak kala New Normal ini bener-bener mengikuti protokol kesehatan, tidak hanya cuci tangan, tempat makan pun diberi tanda merah agar selalu jaga jarak, juga tidak henti-hentinya untuk selalu menggunakan masker.




“Kondisi pandemi, kami selalu menghimbau kepada para pengunjung untuk terus menggunakan masker, cuci tangan dan selalu jaga jarak” demikian disampaikan Bapak Adi Sutikno selaku Manajer Outlet Waroeng Steak Tebet pada Jumat (4/9) di Jakarta.

Tak begitu lama aku pun diajak ngobrol dengan pak adi yang menawarkan mencicipi dua varian minuman yang perlu dicoba katanya begitu enak dan seger.



“cobain aja mas minumannya” kata bapak yang berasal dari Jawa Timur ini yang sudah mengabdikan diri di Waroeng Steak sudah puluhan tahun.

Langsung deh, tak begitu lama aku pun mau mencoba minuman yang ditawarkan, nyatanya minuman ini memang enak dan segar, minuman tersebut ada Milky Blueberry dan Milky Strawberry.

Ehhh, engga hanya dua minuman lohh yang saya pesan, namun aku pun memesan sirlo yang ternyata perut ini keroncongan. Satu tegukan dari minuman ini awalnya biasa, lantaran minuman ini perlu diaduk merata, karena blueberry dan strowberry ini begitu kental jadi harus diaduk secara merata biar enak banget paduan rasanya.



Dua varian ini aku coba sambil makan sirlo, satu persatu saya rasakan minuman yang seger ini. Buat kamu yang mau merasakan sensasi dua minuman ini, alangkah baiknya bersama teman atau keluarga, karena waktu itu aku datang sendiri, jadi banyak yang lihat kok minuman nya dua tapi di minum sendiri, hehe cuma ngomong sendiri aja.

Pas banget di minum saat haus, apalagi buat kamu yang habis dari jalan-jalan yang kepanasan, kemudian mampir di Waroeng Steak Tebet ini, terus nyobain dua minuman ini dijamin nagih dan mau nyoba lagi.

Baluran Blueberry dan Strowberry ini betul-betul memberikan rasa yang pas di tambah racikan susunya yang bikin seger. Aku sendiripun dua gelas rasanya kurang sekali, maunya nambah, jadi ketagihan deh.. Nanti, kapan-kapan kalo mampir lagi mau nyicipin dua varian yang baru ini.



Pak adi juga berharap Waroeng Steak ini terus maju, dan memberikan yang terbaik buat karyawannya, owner dan juga masyarakat secara luas.

“Mudah-mudah waroeng steak yang ke-20 tahun ini tambah maju lagi, berkah untuk karyawannya dan juga owner dan masyarakat luas” cetus pak adi yang sudah beberapa kali pindah outlet di Jakarta.

Dalam menghadapi pandemi ini, pak adi juga punya trik jitu untuk mengundang para pengunjung datang ke Waroeng Steak, salah satunya dengan menghadirkan promo setiap bulannya.



“Untuk memancing customer datang tiap bulannya, kami selalu memberikan promo yang selalu bergant-ganti, sehingga para pengunjung mau datang kembali” demikian trik yang disampaikan oleh Manajer Outlet Waroeng Steak Tebet.

Nah.. kamu juga perlu tau nih manteman, Waroeng Steak jumlahnya terdapat 83 dan kedepannya Waroeng Steak akan menambah 3 outlet lagi. Untuk Jakarta sendiri Waroeng Steak ada 7 outlet diantaranya sebagai berikut:

JAKARTA
• Waroeng Steak Tebet
Jl. Tebet Raya No.55, Tebet Timur, Jakarta Selatan

• Waroeng Steak Cempaka
Jl. Cempaka Putih Barat 2 (Belakang Hotel Grand Cempaka) Jakpus

• Waroeng Steak Kalimalang
Jl. Inspeksi Saluran Kalimalang No.43, Duren Sawit, Jaktim

• Waroeng Steak Grogol
Jl. Dr. Susilo Raya No.9, Grogol Petamburan, Jakbar

• Waroeng Steak Palmerah
Jl. Raya Kebayoran Lama No.30A, Kebon Jeruk, Jaksel

• Waroeng Steak Rawamangun
Jl. Waru No.22, Rawamangun, Pulo Gadung, jaktim

• Waroeng Steak Utan Kayu

Jl. Utan Kayu No.73, Utan Kayu Utara, Matraman, jaktim


Kamis, 03 September 2020



“Meski hanya sebuah angan ataupun mimpi sekiranya menjadi sebuah harapan untuk setiap langkah terus bermunajat memiliki hunian yang keren dan aman”

Hmm, pasti temen-temen penasaran kan.. udah strategis juga fenomenal. Kalo buatku sih mencai hunian itu yang paling penting buat keluarga ya... yang pasti nyaman, aman dan juga lokasi yang fenomenal, artinya dekat dengan jalan tol. Nah, pasti sangat banyak dicari bukan..

Pernah punya impian rumah keluarga yang bergaya seperti Freja Suites BSD City, bila dilihat kesan yang ditimbulkan nya menarik dan bikin betah untuk tinggal berlama-lama di rumah, apalagi di tengah pandemi seperti ini.

“Mau pilih hunian yang berdekatan jakarta yaa salah satunya Freja Suites BSD City” cetus kaka saya yang diajak ngobrol mengenai hunian yang mudah dan akses ke jakarta sangat cepat. Saya sih maunya di BSD City.


Freja Suites Truly Urban House

Siapa sih yang tidak mau memiliki hunian yang serba ada. Seperti yang dikembangkan oleh Sinar Mas in. Sinar Mas mengembangkan Freja Suites Truly Urban House yang paling terencana sebagai kota satelit pendukung Jakarta dimana semua fasilitas tersedia mulai dari kawasan industri, perkantoran, perdagangan, pendidikan, wisata, sekaligus perumahan dan apartemen sebagai pusat hunian dan rumah di Serpong.




Berlokasi di pusat pengembangan BSD City menjadikan perumahan Freja Suites sebagai pilihan yang baik bagi konsumen dengan nilai investasi yang tinggi dan hunian yang nyaman. Hmm, jadi engga ragu lagi bukan memiliki hunian sekece ini.

Freja Suites Truly Urban House lokasinya di Tangerang Selatan, stragis dan tentu saja sangat nyaman kemana-mana. Ini yang sangat membantu sekali buat generasi milenial dalam mengelola hidupnya agar lebih tertata dengan memiliki hunian yang sehat dan bagus untuk berkeluarga.


Maunya sih kalo punya dana yang cukup bisa membeli proyek Freja House untuk ditinggali atau juga untuk investasi jangka panjang. Apalagi untuk anak-anak nantinya sudah besar. Jangan sampai kita bekerja terus menerus namun lupa untuk membeli hunian sebagai bekal di hari tua nanti.

“Kamu mau kan, punya hunian yang nyaman”



Kadang obrolan dikantor juga membawa pikiran saya untuk selalu mencari hunian yang pas tidak hanya buat di kantong saja, akan tetapi pas juga buat kesehatan dan juga kenyamanan selama tinggal di lokasi tersebut.

Pilihan sih sebenarnya lebih memilih ingin segera memiliki hunian daripada menabung di Bank. Entah, rasanya ingin sekali pas pulang kerja langsung pulang ke rumah, engga mau kemana-mana. Langsung liat pemandangan dan juga melihat ikan-ikan yang lagi berenang, hmmm enaknya yaa punya rumah yang memiliki konsep demikian seperti halnya Freza ini.

Pilihan tepat dan jitu membeli membeli sebuah Residensial di Tangerang Selatan. Disamping lokasi perumahan ini strategis, juga perlu di ketahui harga properti di Tangerang Selatan memiliki banyak peminat.

Freja Suites ini dikenal sebagai Truly Urban House atau "rumah perkotaan yang sebenar-benarnya" alias. Jadi, pas banget buat 1. Live 2. Connect 3. Grow

Why Freja Suites?

Ini dia alasan kenapa harus memilih Freja Suites BSD City? Karena:

  1. Lokasi Premium
  2. Investasi Bernilai Tinggi
  3. Fasilitas "One Step Surrounding"
  4. 3 Kamar Tidur + 2 Kamar Mandi + Carport
  5. Fully Furnished

Lokasi yang strategis adalah harapan dalam penentuan dalam memilih hunian dimanapun berada. Jelas, Freja Suites BSD City memiliki lokasi stategis yang ada di kawasan tangerang selatan. Tunggu apalagi, jangan sampai kehabisan hunian yang memiliki lingkungan yang aman dan nyaman ini.

Lingkungan yang asri tidak hanya berdampak pada pola kesehatan keluarga juga harapannya dengan tinggal di BSD City yang berada di pusat kota memberikan keuntungan untuk keluarga tercinta agar saling Live-Connect-Grow seperti tagline Truly Urban House.

Jadi, ayooo buruan borong Freja Suites BSD City cluster baru ini. Jangan sampai ketinggalan promo-promonya ya. Untuk melihat lebih jelas, bisa langsung lihat video dibawah ini.










Kembali Viral! Pedangdut Liebie rilis lagu "Ada 2 Cinta"

Kreativitas Liebie ditengah pandemi tak menyurutkan semangatnya dalam bermain musik. Pedangdut pendatang baru ini terus menunjukkan jati dir...