Blog berisi liputan acara dan tulisan pribadi.

Selasa, 16 Maret 2021



Tinggal menghitung hari, rasanya tak sabar menanti. Eh, kayak nunggu pacar juga yaa. Tapi, kali ini saya tidak menunggu pacar. Jadi, nunggu Piala Menpora ini kayak nunggu pacar juga yaa.. hee Gelaran Piala Menpora yang dihelat 21 Maret 2021 bakal berbeda dari pertandingan sebelumnya.


Ya, sangat berbeda pastinya ya manteman. Pandemi Covid-19 yang sudah hampir setahun lamanya memaksa saya dan masyarakat lainnya untuk terus adaptasi baru. 3 M saya selalu mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.


Begitu juga saya melihat perhelatan Piala Menpora ini, menjaga prokes dengan tidak dihadiri penonton. Maka berseliweran saya lihat tagline “dukung di rumah” harus betul-betul dijalankan dengan baik, tidak hanya menjadi slogan biasa.


Oh ya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sendiri umumkan bahwa Emtek Group sebagai pemegang hak siar Piala Menpora 2021. Nah, artinya kamu bisa nonton pertandingan Piala Menpora 2021 di Indosiar, Jak TV dan lewat streaming vidio.com.


Untuk turnamen pramusim Piala Menpora 2021 ini bakal diikuti oleh 18 tim dari Liga 1. Ada 4 Group yang akan berlaga, tanpa Persipura yang mengundurkan diri.


Mundurnya Persipura, Grup A tersisa Arema FC, PSIS Semarang, Barito Putera, dan PS TIRA Persikabo.


Sementara di Grup B yang disebut sebagai grup neraka bercokol Persija Jakarta, Bhayangkara Solo FC, Borneo FC Samarinda, serta PSM Makassar.


Kemudian untuk Grup C Piala Menpora 2021 dihuni oleh Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Persela Lamongan, Madura United, dan PS Sleman.


Kemudian persaingan di Grup D akan melibatkan Persib Bandung, Persiraja Banda Aceh, Persita Tangerang, serta Bali United. Lokasi pertandingan babak penyisihan grup Piala Menpora 2021, Grup A sendiri dimainkan di Stadion Manahan, Solo.


Sementara Grup B akan dihelat di Stadion Kanjuruhan, Malang. Grup C sendiri bakal dipertandingan di Stadion Si Jalak Harupat yang berlokasi di Kabupaten Bandung, sementara pertandingan-pertandingan Grup D bakal dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman.


Keputusan mundur yang diambil Persipura Jayapura membuat Arema FC dijadwalkan bakal bersua PS TIRA Persikabo pada pertandingan pembuka Piala Menpora 2021.


Berikut jadwal lengkap babak penyisihan grup Piala Menpora 2021

Minggu (21/3/2021)

15.15 WIB - Arema FC vs TIRA Persikabo

18.15 WIB - PSIS Semarang vs Barito Putera

Senin (22/3/2021)

15.15 WIB - Bhayangkara Solo FC vs Borneo FC

18.15 WIB - Persija vs PSM Makassar

Selasa (23/3/2021)

15.15 WIB - Persebaya vs Persik

18.15 WIB - Madura United vs PS Sleman

Rabu (24/3/2021)

15.15 WIB - Persiraja vs Persita

18.15 WIB - Persib vs Bali United

Kamis (25/3/2021)

15.15 WIB - TIRA Persikabo vs PSIS Semarang

18.15 WIB - Barito Putera vs Arema FC Berikut jadwal lengkap babak penyisihan grup Piala Menpora 2021

Minggu (21/3/2021)

15.15 WIB - Arema FC vs TIRA Persikabo

18.15 WIB - PSIS Semarang vs Barito Putera

Senin (22/3/2021)

15.15 WIB - Bhayangkara Solo FC vs Borneo FC

18.15 WIB - Persija vs PSM Makassar

Selasa (23/3/2021)

15.15 WIB - Persebaya vs Persik

18.15 WIB - Madura United vs PS Sleman

Rabu (24/3/2021)

15.15 WIB - Persiraja vs Persita

18.15 WIB - Persib vs Bali United

Kamis (25/3/2021)

15.15 WIB - TIRA Persikabo vs PSIS Semarang

18.15 WIB - Barito Putera vs Arema FC


Rasanya, ingin segera nonton pertandingan pra musim Piala Menpora 2021 ini ya. Kamu sendiri, jagoin siapa nihhh.. Kalo saya sih, sukanya sama Persib Bandung. Soalnya, dari Jawa Barat.


Saat pandemi covid19 seperti ini, dukung di rumah dengan nonton pertandingan adalah saat-saat mengasyikan berkumpul bareng keluarga tercinta. Dengan menonton pertandingan Piala Menpora 2021 ini seyogyanya tontonan ini menjadi tempat hiburan bersama.


Jadi, Nonton Piala Menpora 2021 ini kayaknya bakal seru ya nonton di rumah saja. 

Minggu, 14 Maret 2021

Berulang kali membaca buku “Trip To Forgive” yang dimotori Diah Mahmudah seraya saya ingin membagi cerita singkat lewat tulisan ini. Antologi buku yang ditulis oleh Diah Mahmudah, Violin Novelia, Runny, Inara, Rena Puspa dkk telah memberikan kita pelajaran luar biasa tentang bagaimana perempuan bangkit dari lukanya dan ini sangatlah tidak mudah.


Menyembuhkan luka butuh waktu dan latihan khusus untuk bisa bangkit dari keadaan ini. Seperti halnya tulisan Esti Wulansari yang berjudul “Merayakan Luka Melangitkan Maaf” hanya dimiliki oleh orang yang penuh dengan jiwa yang sangat luar biasa.


Poin inilah bagaimana mungkin seorang yang disakiti namun bisa memberikan maaf dengan terbuka, dan inilah juga yang membuat saya penasaran dengan buku “Trip To Forgive” untuk terus saya baca, sambil memahami jiwa perempuan yang saya kenal setiap harinya.


Jelas sekali, buku “Trip To Forgive” memiliki pesan yang sangat luar biasa untuk bisa dijadikan sebuah “azam” dan menjadi kekuatan yang luar biasa. Kelegowoan seorang wanita disadari ataupun tidak, bagi seorang laki-laki terkadang tidak sedikitpun tau isi hati istrinya. Dengan buku “Trip To Forgive” kita akan dibawa langsung tahu pada titik dimana seorang perempuan perlu dan layak dihargai dan dihormati, ini sangatlah penting.


Saling memahami antar keduanya dan sesama justru akan saling menguatkan satu sama lainnya. Menebarkan kasih sayang justru saling menguatkan dan akan membuat kekuatan yang luar biasa menjadi sebuah kekuatan yang tidak disadari.


Untuk itu, buku “Trip To Forgive” layak dibaca oleh orang-orang yang ingin tahu betul bahwa luka menjadi sebuah kekuatan yang tiada tara. Benar sekali, buku “Trip To Forgive”ini menyajikan tema duka yang tidak seperti buku lainnya. Namun, buat saya, ini patut diacungi jempol.


Pasalnya, semakin kita mengetahui pasangan yang kita miliki lewat buku “Trip To Forgive”, kiranya jangan lagi memberi duka ataupun luka, perempuan sangatlah butuh sentuhan bahagia, akan tetapi manakal duka pun menghampirinya, seorang lelaki harus sanggup mendampingi agar mampu keluar dari masalah yang dideritanya.


Banyak hal yang membuat perempuan tak mau berterus terang dengan apa yang dialaminya. Terkadang ini hanya sebagai bagian dari ia yang selalu patuh pada pasangannya. Namun “Trip To Forgive”, buku yang saya baca ini membawa saya ingin jauh lebih mengerti tentang apa saja perjuangan yang dialami oleh seorang perempuan.


Saya ingin tahu bagaimana dalam kondisi bahagia dan dalam kondisi duka. Ini harus betul-betul dipahami dengan baik. Jangan sampai, kita hanya tahu ia bahagia akan tetapi kita tidak tahu ia dalam kondisi rumit dan duka.


Lewat buku “Trip To Forgive” seyogyanya kita jadikan i’tibar buat siapapun. Kita harus peduli dengan perasaan yang dialami seorang perempuan yang selama ini kita kenal. Kita pun harus tahu betul cerita sebelumnya dari perempuan tersebut, bukan dari orang lain. Alhasil kita akan jauh lebih tahu tentang perasaan seorang perempuan dalam kehidupan sehari-hari dari bercerita secara langsung.


Buku “Trip To Forgive” mampu membuat saya jadi tahu bagaimana seorang perempuan yang kuat penuh berlumuran duka, akan tetapi mampu keluar dari duka tersebut dan bisa memaafkan keadaan yang dialaminya dan ini sangat luar biasa.


Dalam buku “Trip To Forgive” diterangkan bahwa perempuan-perempuan yang bercerita dalam buku ini bercerita dengan kisah nyata yang didampingi oleh Dandiah.


Masih dalam buku “Trip To Forgive” ini disana ditulis bahwa buku ini merupakan rangkaian dari buku Trilogy Positive Parenting. Sekedar untuk diketahui, Dandiah Care Center sering membuka workshop lohh, bisa kamu hubungi Duta Kesehatan Mental di nomer 08121075079.

Rekomendasi Sarung Untuk Shalat Ied

sarung atlas Sarung adalah salah satu perlengkapan ibadah pria muslim. Sarung tentunya wajib dimiliki leh seorang pria muslim guna beribadah...