Blog berisi liputan acara dan tulisan pribadi.

Kamis, 11 Agustus 2022

Kunjungan di RS Premier Bintaro, Mulai dari Mengenal Rumah Sakit Hingga Saran Dokter Soal Syaraf Kejepit

RS Premier Bintaro Gelar Diskusi Soal Syaraf Kejepit

Minggu (3/8) kemarin, saya berkesempatan menghadiri acara yang digelar oleh RS Premier Bintaro. Acara yang dihadiri oleh lima puluh vlogger dan blogger ini berlangsung meriah.


Kita Tahu RS Premier Bintaro berada di Jalan MH Thamrin ini memiliki banyak sekali alat-alat canggih yang hanya dimiliki oleh rumah sakit ini.


Sebagai pengunjung yang baru pertama kali datang di RS Premier Bintaro ini, terbilang kebingungan saat berada di rumah sakit ini.


Alhasil, bertanya kepada penjaga keamanan sebagai solusinya. Ternyata, saya baru tahu kalau masuk kendaraan bermotor berada di pintu pertama. 


Tentu saja, itu buah dari bertanya. Karena sebelumnya saya salah jalur dengan masuk di pintu kedua. Hmm, ‘mas mas maaf salah jalur,’ kata penjaga parkir, cetusnya.


Kemudian saya langsung menuju pintu masuk yang pertama dan berhasil masuk diparkiran motor. Baru tau juga ternyata di dalamnya RS Premier Bintaro memiliki parkiran motor dan mobil yang luas.


Masih tidak jauh dari parkiran dimana motor saya di tempatkan di sana, ada Mushollah juga di RS Premier Bintaro ini. So, kalo mau sholat di rumah sakit ini ga perlu khawatir lagi ya manteman.


Selanjutnya, saya masuk lewat pintu UGD, langsung diperiksa satpam dengan menunjukkan pedulilindungi. Tetap mengacu pada protokol kesehatan ya manteman. 


Setelah di screening, saya pun bergegas menuju dimana teman-teman blogger dan vlogger berkumpul di depan tempat pendaftaran.


Tidak jauh dari sana, ada kantin juga di RS Premier Bintaro. Tidak perlu repot-repot mencari makan di luar, karena sudah tersedia di kantin ini.


Tidak berlangsung lama, saya mendapatkan giliran absensi dan mendapat kelompok 1 yang berkeliling di RS Premier Bintaro.


Mengenal RS Premier Bintaro


Mengutip dari laman RS Premier Bintaro, terletak di tengah kawasan Bintaro Jaya yang dibangun di atas lahan seluas 12.000 m2. 


Rumah sakit ini beroperasi pada 12 Oktober 1998, dengan nama Rumah Sakit Internasional Bintaro, mulai dari 12 Agustus 2010, Rumah Sakit Internasional Bintaro mengganti namanya menjadi Rumah Sakit PREMIER BINTARO. 


Perubahan nama rumah sakit dilakukan untuk mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku tentang Rumah Sakit Indonesia Kelas Dunia.


RS Premier Bintaro merupakan bagian dari Ramsay Sime Darby Health Care Group, yakni grup rumah sakit swasta yang memiliki lebih dari 100 rumah sakit dan fasilitas di Australia, Inggris, Prancis, Malaysia, dan Indonesia.


Perjalanan Rumah Sakit Premier Bintaro sudah lebih dari 21 tahun, berbagai fasilitas layanan unggulan telah dibangun sejalan dengan perkembangan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi medis. 


RS Premier Bintaro terkenal dengan pelayanan di bidang ortopedi sejak 1998. Didukung dengan spesialis ortopedi dari berbagai subspesialisasi mulai dari Bedah Tulang Belakang, Bedah Pinggul & Lutut, Bedah Tangan hingga Bedah Ortopedi terkait Olahraga.


Kemudian layanan terbaik RS Premier Bintaro lainnya adalah Ramsay Spine Center, pusat layanan untuk mengatasi semua masalah tulang belakang secara terpadu dan komprehensif. Ditangani langsung oleh tim yang terdiri dari berbagai bidang spesialis (spesialis bedah tulang belakang, spesialis neurologi & sub-neuro-fisiologi, spesialis kedokteran fisik & rehabilitasi, dan spesialis radiologi).


Lalu layanan unggulan lain RS Premier Bintaro ada Vascular Center, yang dapat mengatasi problem pembuluh darah secara terpadu dan komprehensif. 


Kehadiran layanan yang luar biasa ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan lengkap dan terpadu dalam satu atap, dari penyaringan, terapi obat, terapi bedah dan non-bedah hingga kebutuhan pasien. 


Didukung oleh ahli bedah vaskular terbaik dan infrastruktur yang memadai, menjadikan Vascular Centre Premier Bintaro Hospital sebagai pilihan pertama dan rujukan nasional untuk orang yang membutuhkan.


Kemudian saya dan rombongan juga berkeliling di MRI 3 Tesla Radiologi milik RS Premier Bintaro. Alat ini memiliki diameter kerangka lubang pemeriksaan yang lebih luas, yaitu 70 cm, sehingga pasien akan merasa lebih nyaman dan kekhawatiranpun berkurang.


Dalam keterangan di laman resmi RS Premier Bintaro merupakan rumah sakit pertama di Indonesia yang terakreditasi menggunakan standar Joint Commission International ( JCI ) edisi ke empat. JCI adalah organisasi akreditasi internasional, bagian dari Akreditasi Komisi Gabungan Organisasi Perawatan Kesehatan (JCAHO-USA).


Tentu saja, banyak sekali keunggulan lain yang ada di RS Premier Bintaro. Tidak cukup sekali datang ke rumah sakit ini untuk mengenal lebih jauh.


Mitos atau Fakta Soal Saraf Kejepit 


Dalam kesempatan ini dr. Omar Luthfi, SpOT (K) SPine yang membahas tentang mitos atau fakta Saraf Kejepit. 


Jangan langsung menyimpulkan saat kita merasa nyeri punggung bawah (sakit pinggang) tidak langsung serta merta itu saraf kejepit. 


Ada beberapa penyebab saraf kejepit di antaranya adalah Musculogenic (Otot), Neurogenic (Kompresi Saraf), Spondylogenic (Struktur Tulang Belakang), Vicerogenic (Organ dalam seperti ginjal) dan Psychogenic (Psikologis).  


Sementara  untuk gejala saraf terjepit gejalanya: Nyeri menjalar hingga ke tungkai bawah, gangguan rangsang BAB dan BAK, kesemutan dan mati rasa dan adanya kelemahan gerakan bawah.


Pesan dari dr. Omar Lutfhfi Sp. OT (K-Spine) jangan lupa Jaga berat badan, Olahraga teratur dan Hindari kegiatan yang high impact.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kunjungan di RS Premier Bintaro, Mulai dari Mengenal Rumah Sakit Hingga Saran Dokter Soal Syaraf Kejepit

RS Premier Bintaro Gelar Diskusi Soal Syaraf Kejepit Minggu (3/8) kemarin, saya berkesempatan menghadiri acara yang digelar oleh RS Premier ...