kabarilman.com

Blog berisi liputan acara dan tulisan pribadi.

Minggu, 18 Oktober 2020

Nasi Peda Pelangi 
Menu siang kali ini saya memesan dua varian rasa yaitu nasi peda yang isinya nasi putih, peda dengan jagung, kering kentang dan telur ceplok setengah matang dan menu kedua yakni nasi putih, cumi hitam, kering kentang dan telur ceplok setengah matang, padahal telur ceplok ini bisa kita pilih antara matang dan setengah matang.

Kuliner jakarta yang terletak di scbd ini berada di Fairground Fairgrounds, SCBD Lot 14 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52 - 53, SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kuliner di Jakarta yang terkenal dengan nasi peda nya memberikan nuansa masakan yang berbeda. Boleh dibilang enak banget deh.

Kemasan nasi peda pelangi terbilang elegan sekali, pasalnya box makanan ini mudah dan ringan dibawa. Saat gojek datang, terkesan mewah pastinya setara dengan makanan yang enak ini.

Baru kali ini saya menikmati dua varian sekaligus, selain enak, masakannya juga pas buat saya yang tidak suka pedas, pas buat disantap makan siang.

Adapun menu nasi peda pelangi ini tersedia selain dari dua varian di atas, ternyata banyak sekali menunya ya. Diantaranya ada Wareg Peda, Wareg Cumi, Wareg Ayam, dan masih banyak lagi pastinya. Uniknya, nasi pelangi scbd ini menggunakan plastik yang ramah lingkungan dan juga untuk sendoknya sendiri berbahan kayu, hmm luar biasa kan.

Nah, nasi peda pelangi ini pas banget kuliner siang jakarta, makanan pun bisa datang langsung ke lokasi atau juga bisa memesan lewat aplikasi ojek online. Paling enak pesan lewat online kan, tinggal pesan langsung datang deh. Dijamin kemasannya masih rapih dan tidak berantakan.

Bagi yang suka kuliner dengan sajian gorengan, di nasi peda scbd ini juga tersedia lohh, jadi makin nikmat deh kuliner di jakarta saat nyicipin masakannya.

Buat kamu yang lagi rapat dan tidak perlu repot-repot membawa masakan sendiri, cukup pesan lewat aplikasi online, mau pesan berapapun tersedia. Nasi peda pelangi scbd ini recommended banget nih buat acara dan rapat, pengajian dan makan sehari-hari, kalau kamu malas untuk masak.

Nasi Peda Pelangi

Nadya P Dharmawan yang merupakan pemilik nasi peda pelangi betul-betul memberikan masakan yang pas buat lidah semua masyarakat. Jadi, buat kamu yang ada di jakarta, bisa langsung nyicipin kuliner terbaru ini. Atau buat kamu yang di luar jakarta, pas mampir bisa langsung pesan kuliner yang berada di scbd ini.

“Nasi peda pelangi adalah warung makan lokal yang menyediakan makanan rumahan, menu-menu yang kami pilih juga menu sederhana, resep turun temurun dari ibu kami, jadi setiap suapan yang tersedia di warung kami itu kalian bisa menikmati hangatnya kasih sayang ibu” owner nasi peda pelangi, Nadya P Dharmawan.

Nadya juga menambahkan, dirinya kali pertama membuka warung nasi peda pelangi ini di kawasan scbd jakarta. Ia pun menerangkan bahwa warung miliknya berbeda dengan kebanyakan model bisnis rumah makan dikawasan tersebut.

“kami hadir dengan konsep warung sederhana yang menawarkan makanan rumahan yang enak, bersih dan terjangkau” tegas Nadya di channel youtube santara.

Nadya juga menuturkan awal bisnis nasi peda pelangi ini dimulai dari menjual 10 hingga 30 bowl per hari pada kuartal pertama 2019, peningkatan penjualan nasi peda pelangi pada kwartal ke empat mencapai 100-130 bowl per hari.

“Saat ini, kami memiliki empat varian menu lainnya selain nasi peda pelangi yaitu nasi cumi hitam manis, nasi ayam suwir balado nasi tuna presmol” ujar nadya wania berkacamata ini menjelaskan.

Kapasitas produksi semakin meningkat, ia berencana mengembangkan sentral kitchen sebagai pusat sentral produksi agar dapat menjaga konsistensi kualitas produk nasi peda pelangi.

“Saat ini, nasi peda pelangi ini memiliki dua cabang lainnya di cipete dan cinere dengan omset rata-rata per bulan di angka 70 hingga 75 juta rupiah yang jika ditotalkan selama setahun memiliki sekitar 850 juta rupiah” kata nadya mengenai nasi peda pelangi.

Investasi di Nasi Peda Pelangi

Nasi Peda Pelangi

Oh iya, nasi peda pelangi ini juga membuka buat kamu yang mau berinvestasi. Kamu bisa langsung klik lik ini ya t.me/GrupDiskusiNPPL semoga nasi peda pelangi ini semakin maju dan sukses ke depannya dan juga semakin banyak yang mau berinvestasi.

Perlu kamu ketahui, nasi peda pelangi ini sedang ada dalam listing program crowdfunding SANTARA https://santara.co.id/bisnis/detail/nasi-peda-pelangi, jadi buruan yaa, mumpung masih dibuka investasinya, bisa kamu pelajari juga  https://www.instagram.com/nasipedapelangi/  nasi peda pelangi ini.

Saya juga berharap dengan semakin majunya nasi peda pelangi ini dapat membantu pemerintah terutama dalam hal lapangan pekerjaan. Semangat energi nasi peda pelangi ini perlu ditiru oleh semua pegiat kuliner di jakarta. Sehingga pengangguran dapat terkikis sedikit demi sedikit dengan semakin banyaknya restoran yang dibuka nasi peda pelangi di seluruh jakarta, bahkan seluruh Indonesia, Aamiin.

Kamu yang suka kuliner dimanapun berada, jangan lupa pesan nasi peda pelangi atau datang langsung ke lokasi yang berada di scbd, buka pada senin-jumat pukul 10.30-18.30.

Jumat, 16 Oktober 2020

Fun Talk Home Credit
Ngomongin soal solidaritas, tentu saja saat ini sangat banyak pastinya. Apalagi di tengah pandemi yang mampu menggerakkan semua orang untuk berbuat baik. Harus terus kita nyalakan energi positif tersebut, sehingga kita mampu menjadi pelita dalam membangun peradaban yang berkelanjutan.

Nyalakan semangat salah satunya dengan menggelar Fun Talk dari Home Credit ini sangat bagus, saling mengingatkan, saling menguatkan dan saling menginspirasi menjadi balutan Fun Talk ini. Adapun tema kali ini mengenai Sejuta Kreasi Untuk Maju Bersama.

Menjadi nilai yang sangat berharga, dimana kondisi semangat harus terus kita nyalakan bersama, sebab solidaritas harus terus kita pupuk hingga pandemi ini selesai. Sehingga dengan kebiasaan baik ini akan terus menjadi sebuah kebiasaan yang harus terus menerus dilakukan.

Kesempatan yang bagus ini diisi langsung oleh Erik Soekamti, seniman dan pendiri does university ini berbicara sesuai pengalamannya. Sehingga apa yang disampaikan pun langsung mengena pada masalah.

Dalam kehidupan sehari-hari pun kata erik, bisa membantu teman dengan cara membeli produknya. Siapa lagi yang mau mensupport usaha temen kita? “Kalau kita ngasih makan, besok masih laper lagi dan kita tidak akan sustainable ngasih makan terus, kalau kita berikan ilmu atau ngasuh bantuan teman, usaha itu akan besar, bahkan bisa menghidupi pegawainya” cetusnya menerangkan mengenai pengalamannya pada Fun Talk, Rabu (14/10).

Erik mengamati perkembangan dalam membangun usaha. Menurutnya,  ilmu juga bisa dikonversikan menjadi  sebuah usaha yang mampu menghidupi orang banyak.

Ada pesan yang sangat bagus, erik memulai segala sesuatunya berdasarkan ketertarikan. Erik juga menambahkan, dirinya selama ini menjalani usaha dengan penuh ketertarikan.

“Does University pun terbangun dari ketertarikan” ujar mas erik menceritakan pengalaman dirinya.

Tidak hanya mengenai usaha, Erik juga mempersiapkan regenerasi pemimpin dalam membangun komunitas.

Mas Erik juga berharap kepada audiens harus mengenal daerahnya sendiri, jangan melihat daerah orang lain.

Obsesi itu selalu bisa menutup potensi. Jangan melihat daerah orang lain, daerah lain hanya menjadi referensi.  Kreatifitas akan dimatikan, kalau bergantung pada uang. Untuk itu, mas erik menekankan untuk terus berkreatifitas dengan cara kolaborasi.

Obrolan ini tentu saja sangat membangun solidaritas di tengah pandemi sekarang ini, perlu banyak lagi erik lainnya menyuarakan energi yang sangat bagus. #AyoMajuBersama harus menjadi slogan yang benar-benar real dilakukan.

Hemat saya, obrolan positif yang membangun semangat dan kreatifitas adalah bagian dari membantu pemerintah dalam membangun antibodi yang kuat, sehingga kekebalan tubuh dapat mampu menghadapi serangan dari pandemi ini.

Saya sangat berterimakasih sekali dengan mengikuti obrolan dari mas erik soekamti ini, tersadarkan bahwa membangun solidaritas bisa dimulai dengan membeli dagangan dari teman. Ini sangat bagus sekali membantu tetangga dengan membeli dagangan nya adalah salah satu cara membangkitkan ekonomi masyarakat.

Bila kebiasaan positif ini dilakukan oleh semua orang, kita mampu dan bangkit dari resesi ini. Home Credit harus terus mengajak semua elemen membangun solidaritas lewat Fun Talk ini, karena kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang, kapan lagi dan ini harus kita lakukan setiap minggunya, hingga pandemi ini selesai. Bila perlu setelah pandemi ini selesai kegiatan Fun Talk Home Credit ini harus terus dijalankan, sehingga banyak sekali anak bangsa yang tersadarkan dengan membangun solidaritas dari bawah.

Ayo Maju Bersama, seperti kata mas erik, berkolaborasilah karena ini akan membangun kreatifitas. Jangan pernah mematikan kreatifitas. Di tengah pandemi sekarang ini, perlu banyak suara-suara yang memberikan semangat kepada sesama.

Kamis, 15 Oktober 2020


Pagi-pagi rasa-rasanya mau banget belanja sayur online untuk kebutuhan sehari-hari. Terkadang males banget pergi ke swalayan. Alhasil, nyari-nyari aplikasi yang jual sayuran dan sebagainya ternyata juga ada lohh..

Eitss, tenang nihh buat kamu yang mager atau males beranjak dari rumah, ada aplikasi yang menyediakan kebutuhan untuk masak memasak buat ibu rumah tangga, disamping itu bisa juga memesan seperti halnya mie instan, telur asin, nutrisari. Bisa pesan langsung lewat aplikasi Panen Fresh atau juga bisa pesan lewat website panen fresh. Seharian di rumah bisa langsung kita manfaatkan untuk mengerjakan yang lainnya.

Berawal dari penasaran karena saking banyaknya temen-temen blogger yang mereview pernah beli di panen fresh, akhirnya saya ikut mencoba juga. Penasaran dengan aplikasi belanja yang sangat mudah ini, langsung saja saya download aplikasi tersebut, ternyata memang sangat mudah untuk dioperasikan, disamping itu juga saya cek website panen fresh pun sangat mudah sekali aksesnya. Tampilan website yang enak dilihat, bisa langsung dan pilah pilih kebutuhan apa saja yang dicari.

Pengalaman berbelanja di panen fresh yang menurut saya perlu dikasih tau kepada semua orang, siapa tau posisi kamu yang lagi males gerak, panen fresh menjadi solusi berbelanja kebutuhan seharihari. 3 poin penting ini juga sangat membantu sekali dengan program pemerintah yakni jaga jarak, tentu saja produk-produk dari panen fresh higienis dan bersih pastinya.

1. Simpel

Ya, simpel menurut saya sih, karena tidak perlu lagi harus keluar rumah untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Tentu saja, kemudahan inovasi dari Panen fresh nyata adanya dan tidak mengada-ada. Asal kuota internet cukup, langsung deh berselancar mencari kebutuhan untuk sehari-hari di rumah, ataupun di kantor.

Sebenarnya, yang paling saya cari pas lagi butuh itu ya ada. Seperti halnya aplikasi panen fresh ini yang menjadi kebutuhan dewasa ini adalah simpel ya kan, ga ribet dan tentu saja ini sangat mudah dan bikin nyaman juga ya kan, karena cukup di rumah atau di kantor tinggal menunggu pesanan nyampe.

2. Efektif & Efisien

Panen fresh sendiri kalau saya ceritakan sedikit, membuat saya bisa mengerjakan lainnya. Ya ga sih, misalkan saja pas mau minum nutrisari harus ke swalayan kan butuh waktu dan itu akan menghambat pekerjaan lainnya sehingga jadi terbengkalai. Hmm, jadi sangat terbantu sekali kan, adanya panen fresh ini.

Semakin banyak waktu yang bisa saya manfaatkan untuk mengerjakan tugas kantor atau pekerjaan rumah, urusan pesan memesan sudah ada panen fresh dan ini sangat membantu keseharian saya. Apalagi buat kamu yang super sibuk kan, aplikasi panen fresh ini sangat membantu sekali pastinya. Belum pernah coba, silahkan coba aja, caranya gampang kok.

3. Tepat Waktu

Nah, ini yang sangat saya cari pesanan langsung nyampe rumah dengan selamat. Tinggal pesan lewat aplikasi panen fresh ini, pujaan hatimu makin senang. Eaaa. Bener juga loh, pesanan panen fresh ini tepat waktu sekali, dengan memesan sorenya langsung nyampe dan bisa memasak yang enak kan pastinya.

Justru dengan tepat waktu ini, kamu juga tidak lagi khawatir akan pesanan tersebut. Pas banget buat yang mau masak opor ayam dan sayuran lainnya kan. Mau masak daging pun kamu tinggal pesan lewat panen fresh.

Kamu juga perlu tau nih, saya beberapa kali pesan lewat watsapp yang ada di aplikasi panen fresh. Selain cepat tanggap dan care, pastinya sangat membantu dengan adanya admin yang super cepat ini. Buat kamu yang belum download aplikasi panen fresh, silahkan coba download dan langsung pesan yaa.

Buat kamu yang berada di wilayah ini, kamu bisa beli sayur jakarta, beli sayur bali, beli sayur jogja, beli sayur solo, beli sayur semarang dan groseri online. Jadi, buruan beli sayur secara online di panen fresh.

Senin, 05 Oktober 2020

Kelas Asik Jogja

Ditengah pandemi seperti sekarang yang kita perlukan adalah belajar memahami proses apapun dalam hal bisnis, termasuk mempelajari
panckaging atau kemasan yang menarik untuk semua produk yang dipasarkan. Sehingga UMKM di Indonesia naik kelas. 

Melalui Kelas Asik Jogja peserta diajak untuk belajar pengalaman dari PT AstraGraphia Tbk (ASGR) (“Astragraphia”). Dengan empat pembicara yang sangat handal, diantaranya ada King Iriawan Sutanto - Direktur Astragraphia, Ibu Fitri Yuliani - Corporate Communications Astragraphia,  Yohanes Puguh - Yogyakarta Representative Astragraphia.

Semangat teman-teman Astragraphia  dalam memberikan materi sangat bermanfaat bagi keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta yang merasakan dampak akibat pandemi Covid-19.

Untuk itu, Astragraphia gelar Kelas Asik Jogja untuk mendukung pertumbuhan industri kreatif lokal. Hadir 50 pelaku UMKM lokal Yogyakarta yang bergerak di Industri Kreatif, khususnya yang berada di subsektor fesyen, kuliner, dan kriya dengan omzet 1 juta hingga 25 juta rupiah perbulannya.

Dalam kesempatan acara Kelas Asik Jogja, King Iriawan Sutanto, Direktur PT Astra Graphia Tbk menyampaikan bahwa  Astragraphia dengan fokus usaha di bidang printing and digital services, turut mendukung penuh bangkitnya industri kreatif selama masa pandemi dengan program pelatihan terkait teknologi pencetakan dan pembuatan kemasan/ label yang kreatif dan penyediaan fasilitas pemasaran produk UMKM. Hari ini, dukungan kami wujudkan melalui Kelas ASIK Jogja kepada para pelaku industri kreatif di Yogyakarta.

"Kelas ASIK Jogja adalah singkatan dari Kelas Astragraphia untuk Industri Kreatif di Yogyakarta berupa pelatihan daring mengenai teknologi digital printing dan workshop mengenai creative packaging & labelling," kata King dalam acara yang digelar lewat Kelas Asik Jogja (30/9).

Industri kreatif tentu saja sangat perlu sekali mendapatkan informasi terkait UMKM ini. Pelatihan daring Kelas ASIK ini merupakan inovasi dalam kegiatan kontribusi sosial Astragraphia selama masa pandemi. Sejak awal tahun 2000, Astragraphia aktif memberikan pelatihan kompetensi kepada siswa menengah kejuruan, mahasiswa/i, maupun pelaku usaha.

King menjelaskan, pelatihan Kelas ASIK Jogja dilakukan oleh karyawan Astragraphia yang kompeten di bidangnya kepada 50 UMKM subsektor fesyen, kuliner, dan kriya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain pelatihan, peserta kelas ASIK Jogja mendapatkan fasilitas publikasi produk usaha gratis melalui kanal digital Astragraphia, yaitu OFiSKITA dan fasilitas pencetakan materi promosi usaha gratis di beberapa print shop (Graphic Art Partner) Astragraphia yang berlokasi di Yogyakarta.

Setelah melakukan audiensi dengan berbagai pihak, pihaknya melihat bahwa kualitas produk dan promosi UMKM Indonesia perlu didukung secara menyeluruh. Selain mengutamakan kualitas produk yang ditawarkan UMKM di pasar, tampilan produk baik berupa kemasan, label, maupun beragam materi promosi produk lainnya sangat menentukan peningkatan nilai jual dan omzet usaha.

"Kami menyadari bahwa hal ini selaras dengan fokus bisnis Astragraphia. Oleh karena itu, Astragraphia secara konsisten menyelenggarakan rangkaian Kelas ASIK sebagai bentuk public contribution Astragraphia untuk mendukung industri kreatif di Indonesia,” ungkap King.

Ia menambahkan, Astragraphia memiliki semangat dan komitmen untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif di Indonesia dari beberapa tahun terakhir dengan berbagai aktivitas yang dilakukan dari kota ke kota dengan menggandeng berbagai pihak, baik dari lembaga pemerintahan, asosiasi profesi, yayasan, hingga komunitas.

"Berdasarkan hasil survei internal, sebesar 96% pelaku usaha mikro dan kecil yang merupakan peserta Kelas ASIK periode sebelumnya sepakat bahwa kemasan dan label produk berperan penting terhadap kelangsungan bisnis. Namun, selama masa pandemi Covid-19 sebesar 74% mengaku penjualannya menurun dibandingkan sebelum masa pandemi," jelas King.

Lebih dekat dengan PT Astra Graphia Tbk (ASGR)

PT Astra Graphia Tbk (ASGR) (“Astragraphia”) adalah perusahaan publik yang didirikan pada tahun 1975 dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1989. Sebagai pilar bisnis Astra di bidang teknologi informasi, Astragraphia fokus pada ruang lingkup bisnis Printing and Digital Services. Astragraphia memiliki portofolio bisnis Document Solution dengan mitra eksklusif Fuji Xerox, menghadirkan solusi end-to-end mulai dari kebutuhan cetak personal, perkantoran, Graphic Art hingga managed print services.

Astragraphia memiliki entitas anak yaitu PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) yang melayani kebutuhan Solusi Teknologi Informasi, khususnya Digital Services melalui kolaborasi dengan mitra strategis kelas dunia maupun solusi sendiri yang mencakup hardware, software, services dan PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) yang hadir sebagai One Click Office Solution dengan menyediakan solusi bagi segala kebutuhan kantor melalui AXIQoe.com yaitu layanan e-commerce B2B dan B2G terdepan di Indonesia, PrintQoe.com yakni layanan online printing B2B dan B2G pertama di Indonesia, serta CourierQoe yang merupakan layanan logistik dan distribusi bagi B2B dan B2G. Informasi lebih lanjut, kunjungi www.astragraphia.co.id

Tentang Kelas ASIK

Kelas ASIK yang merupakan singkatan dari Kelas Astragraphia untuk Industri Kreatif, adalah salah satu bentuk program public contribution Astragraphia untuk mendukung industri kreatif di Indonesia. Program ini diwujudkan dalam bentuk pelatihan berkelanjutan secara daring oleh karyawan Astragraphia mengenai teknologi digital printing, creative packaging & labellingteknologi informasi, serta online promotion. Astragraphia juga memfasilitasi UMKM dalam mempromosikan produk usaha melalui kanal digital Astragraphia, yaitu OFiSKITA.

Di masa pandemi ini, Astragraphia menyelenggarakan Kelas ASIK secara daring dan telah menjangkau lebih dari 270 UMKM yang bergerak di industri kreatif, yaitu kuliner, fesyen, dan kriya yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, hingga Kalimantan dengan omzet 2 juta hingga 400 juta rupiah perbulannya.

Selain itu, Astragraphia menggandeng total 10 pemain Graphic Art (print shop) yang juga merupakan UMKM untuk meningkatkan jumlah cetaknya dari pelaku UMKM peserta Kelas ASIK.

Program Kelas ASIK diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan brand awareness dan omzet penjualan agar mampu mewujudkan UMKM yang berdaya saing, go-online, dan naik kelas.

Tentang Kelas ASIK Jogja

Kelas ASIK Jogja atau Kelas Astragraphia untuk Industri Kreatif di Yogyakarta, merupakan pelatihan daring yang dilakukan oleh karyawan Astragraphia mengenai teknologi digital printing serta workshop mengenai creative packaging & labelling kepada 50 UMKM yang bergerak di Industri Kreatif khususnya di subsektor fesyen, kuliner, dan kriya, yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Selain memberikan pelatihan, Astragraphia juga akan mempromosikan produk usaha para peserta melalui kanal digital Astragraphia, yaitu OFiSKITA dan memfasilitasi kebutuhan pencetakan materi promosi kepada pelaku UMKM dengan menggandeng beberapa print shop (Graphic Art Customer) Astragraphia yang juga termasuk dalam kategori pelaku UMKM.

Hal ini Astragraphia lakukan karena kualitas produk dan promosi UMKM Indonesia perlu didukung secara menyeluruh. Selain mengutamakan kualitas produk yang ditawarkan UMKM di pasar, tampilan produk baik berupa kemasan, label, maupun beragam materi promosi produk sangat menentukan peningkatan nilai jual dan omzet usaha.

 

Senin, 21 September 2020

Senja sore itu bener-bener memberikan keindahan yang sangat menyejukkan. Apalagi kala itu kami, melihatnya setelah seharian bekerja, Nampak guratan keindahan alam yang memesona.



Menikmati pemandangan sore hari, ada hal yang memberikan kenyamanan dalam bekerja. Sebulan sekali kita melihat pemandangan ini tentu saja membuat rutinitas bekerja dapat memberikan semangat.

Ciptaan Tuhan mana lagi yang kau dustakan? Hmm luar biasa kalau terus memandangi senja sore hari.

 


Rabu, 16 September 2020

 


“Jangan lupa gunakan masker, selalu cuci tangan dan selalu jaga jarak”

Kata-kata diatas menjadi perbincangan wajib setiap kali saya bertemu dengan temen-temen di kantor. Atau bahkan saat bertemu di rumah temen. Hal itu, saya maklumi, mengingat pandemi ini belum berakhir, dan ikhtiar saya dan temen-temen semuanya dengan melakukan tiga hal yang dilakukan di atas.

Sebagai langkah awal, tiga kebiasaan ini memang sulit dilakukan. Pelan-pelan saja, semuanya butuh keseriusan terutama dalam mencegah penyebaran COVID-19 ini agar tidak meluas dan menghentikannya.




Baru-baru ini, saya mendapatkan informasi dari email yang saya terima bahwa Aplikasi Absensi Hadirr meluncurkan Fitur Contact Tracing. Tentu saja aplikasi semacam ini sangat penting dewasa ini. Kita berharap dengan aplikasi ini mampu membantu Pemerintah dalam melacak penyebaran COVID-19.

Perlu juga disampaikan, pengembang aplikasi Hadirr yang selama ini dikenal sebagai aplikasi pencatatan presensi karyawan (mobile attendance) saat ini sedang meluncurkan fitur contact tracing. Fitur tersebut diharapkan bisa membantu upaya pemerintah untuk melakukan penelusuran kontak (contact tracing) COVID-19, khususnya di lingkungan perkantoran.

Pertengahan September 2020 ini, jumlah kasus positif corona di Indonesia sudah melampaui angka 220.000 seiring dengan penyebaran jumlah zona merah COVID-19 yang telah mencapai 70 wilayah kabupaten/kota dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Minggu lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan pernyataan bahwa PSBB total akan kembali diterapkan terhitung tanggal 14 September 2020 akibat laju kenaikan kasus COVID-19 di ibukota yang mengkhawatirkan. Kebijakan ini telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Di satu sisi, kapasitas ruang ICU di DKI Jakarta sudah berada di bawah batas ideal 60 persen yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di sisi lain, PSBB total di DKI dianggap sebagian pihak akan semakin memberatkan pelaku usaha dan berimbas buruk kepada perekonomian Indonesia yang sudah mengalami pertumbuhan negatif.

Di tengah kepelikan dilema ini, aplikasi Hadirr yang selama masa pandemi dikenal sebagai aplikasi untuk menerapkan kebijakan bekerja di rumah (work from home/WFH) menghadirkan fitur Contact Tracing atau lacak kontak bagi perusahaan. Fitur yang memanfaatkan teknologi bluetooth ini diharapkan dapat membantu upaya pemerintah untuk melakukan lacak kontak di kawasan perkantoran dan menekan penyebaran COVID-19.

Hingga akhir Agustus 2020, tercatat sudah ada 150 perusahaan di wilayah DKI Jakarta yang melaporkan adanya kasus positif COVID-19 di lingkungan kerja mereka. Klaster perkantoran juga bermunculan di kota-kota lain dan mengakibatkan penutupan sejumlah kantor di Bandung, Pekanbaru, Ambon, dan bahkan telah menyebar ke kota-kota kecil seperti Cilegon, Bojonegoro, Batang, dan masih banyak lagi.

Contact tracing secara agresif merupakan satu dari tiga tahap pengendalian COVID-19 yang biasa disingkat dengan 3T (Testing, Tracing, Treatment). Sayangnya, contact tracing di Indonesia masih jauh memenuhi standar WHO karena sebagian besar dilakukan secara manual. WHO merekomendasikan contact tracing dan tes terhadap minimal 30 orang yang terpapar tiap penderita COVID-19, sementara saat ini Indonesia hanya melakukan lacak kontak dan tes terhadap 1 hingga 5 orang per penderita.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri memperkirakan bahwa dibutuhkan setidaknya 200 ribu orang untuk melakukan contact tracing COVID-19 secara manual.

“Teknologi dapat melengkapi dan meningkatkan efektivitas proses contact tracing manual. Dengan adanya fitur Contact Tracing di aplikasi Hadirr, kami berharap dapat berkontribusi dalam pelaksanaan 3T (Testing, Tracing, Treatment) dan menekan penyebaran COVID-19 yang semakin memprihatinkan di Indonesia,” papar Afia R Fitriati, CEO Fast8 Group yang merupakan pengembang aplikasi Hadirr dan aplikasi pengelolaan SDM Gadjian.

Fitur Contact Tracing di aplikasi Hadirr dapat membantu perusahaan untuk mengidentifikasi karyawan yang melakukan kontak dengan sesama karyawan yang positif COVID-19 dalam kurun waktu 14 hari serta sesegera mungkin memberi notifikasi kepada karyawan yang berpotensi tertular. Dengan demikian, perusahaan dapat segera mengambil tindakan untuk memutus mata rantai penularan virus corona sekaligus meminimalisir risiko bisnis akibat penutupan kantor secara total.

Selama masa pandemi COVID-19, aplikasi Hadirr dikenal sebagai aplikasi yang memungkinkan karyawan mencatatkan kehadiran dan jadwal kerja melalui telepon genggam sehingga memudahkan perusahaan memantau produktivitas dan menerapkan kebijakan bekerja di rumah (work from home/WFH) dengan efektif. Produsen vaksin Bio Farma dan perusahaan retail PT Transmarco adalah dua dari ribuan perusahaan yang telah menggunakan Hadirr. Aplikasi ini bahkan telah menjangkau beberapa perusahaan di Malaysia dan Singapura.

Fitur Contact Tracing dapat digunakan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan aplikasi Hadirr. Ujicoba aplikasi Hadirr gratis dapat diakses di tautan http://bit.ly/IndonesiaContactTracing

 

Kamis, 10 September 2020



Kesuksesan seseorang dalam berbisnis bisa dari kemauan yang ia sendiri miliki, atau bisa juga faktor lingkungan, hasil bacaan yang kemudian di praktikkan dalam berbisnis atau juga orang tuanya yang sudah sukses. Nah, kondisi pandemi harus memutar otak untuk terus berinovasi. Hmm, kira-kira mau bisnis apa yaa di tengah himpitan musibah ini.

Pernah juga dalam bulan agustus kemarin, saya melakukan traveling ke Kawah Putih, Tebing Keraton dan Bukit Moko yang ada di Bandung, Jawa Barat. Saya menyoroti beberapa usaha yang terlihat cukup ramai, misalkan saja saya makan lontong kari di pinggir jalan hingga makan sate di kedai setelah jalan-jalan di tempat pariwisata yang begitu indahnya.

Pas banget nih, dalam beberapa waktu lalu saya mengikuti fun talk yang digelar oleh Home Credit yang menghadirkan Omesh panggilan akrab dari seorang artis yang bernama Ananda Rusdiana ini bercerita di masa pandemi seperti sekarang ini. “dari kecil sampai kuliah pun saya berjualan susu” cetus artis yang memiliki banyak talenta ini menerangkan saat live di instagram di Home Credit, Rabu (8/9).

Saya sendiri saat begitu semangat saat mendengarkan omesh ini bercerita, nampak ia menjelaskan pengalaman kesukesan nya dari kecil hingga ia menuai kesuksesan setenar ini. Ketidaksombongan yang ia miliki tentu saja membawa ia pada kesuksesan yang ia rengkuh sekarang ini.

Omesh senang menjalani




Omesh begitu senang menjalankan dunianya, bahkan ia sendiri pernah ngamen untuk menyambung hidupnya. “Saya sales promotion boy selama kuliah salah satu produk susu di mall-mall kaya gitu. Jadi memang udah biasa jualan.” kata omesh begitu riang menerangkan masa-masa untuk bisa hidup mandiri.

Masa pandemi ini dampaknya besar sekali, perusahaan yang berhubungan dengan pariwisatapun turun sekali menjadi 80-90% bandung kunafe. Untuk tigre hood penuruan terjauh sampai 75% karena ini kebutuhan tersier atau hobi tidak ada keuntungan pandemi. Namun, tersier lainnya seperti kura-kura cupang dan olahraga lainnya tida mengalami kerugian mendalam malah dapat keuntungan, malah jadi naik karena orang berpikiran nyari kesibukan atau olahraga biar sehat. Tutup selama dua bulan tutup kemarin.

Omesh juga membagikan tips agar bisa keluar dari kegagalan. Ia menceritakan pengalaman banyak bisnisnya diantaranya bisnis Warung Macan, es potong singapura di beberapa Itc di Jakarta. Menurutnya bisnis itu perlu perhitungan, tapi saat gagal harus bisa menjadi pelajaran, kita perbaiki dan bangkit untuk dari keterpurukan. Harus bagaimana untuk bangkit dan harus memperbaiki kesalahan yang sudah terjadi.

Hal yang paling sederhana adalah kita memang ahlinya dibidangnya. Jangan pernah berhenti untuk bangkit dan terus belajar. Omesh juga belajar lagi dalam menghadapi bisnis ini “Saya mau sekolah lagi di kampus bisnis, bener-bener ingin belajar bisnis strategi, menyusun neraca dan bisnis plane yang berhubungan untuk tiga tahun mendatang, belajar dimanapun, seperti halnya belajar lewat Home Credit ini Fun Talk yang keren ini” supaya bisa mendapatkan ilmu dan belajar dari orang-orang yang sudah memiliki pengalaman.



Dalam menapaki karir bisnisnya, omesh juga memiliki role model dalam bentuk perusahaan bukan secara personal, tigre hood diharapakan seperti zara yang harus ada di semua negara.

Omesh juga menerapkan dalam keseharian bisnisnya dan melakukannya dalam usahanya. Ia juga menceritakan bisnisnya selalu menggunakan jasa hrd, bahkan setiap bulan menggunakan audiitor. “Semua yang mau menjadi karyawan saya itu pasti melalui proses hrd, tes psikologi, karena investasi manusia dan saya memposisikan untuk menjadi besar” terang Omesh begitu yakin menjelaskan bisnisnya.

Harus bersikap menjadi perusahaan yang besar. “Saya sendiri menyiapkan BPJS, sistem gaji yang memiliki lembur, uang transpor, uang kesehatan dan tertib administrasi.” Yang begitu senang menjelaskan bagaiman ia menerapkan bisnisnya agar terus membesar.

“Mind set itu harus ditanamkan, kalau mau sukses ya harus berpikir menjadi orang sukses.” Cetus Omesh menyakinkan peserta fun Talk #AyoMajuBersama Home Credit.



Dalam menghadapi pandemi sekarang ini, Omesh juga memberikan pesan kepada kita semua. Pelajari apa yang mau dilakukan dan persiapkan sebaik mungkin.

Nah itu saja, obrolan kita kali ini, bakal masih banyak lagi pembicara lainnya di acara Fun Talk yang diselenggarakan Home Credit. Selalu pantengin instagram Home Credit yaa, siapa tau bakal lebih seru dan memperbanyak dari obrolan dari Omesh: Mimpi Besar Berawal dari Mindset.

Nyobain Kuliner Jakarta Nasi Peda Pelangi SCBD

Nasi Peda Pelangi  Menu siang kali ini saya memesan dua varian rasa yaitu nasi peda yang isinya nasi putih, peda dengan jagung, kering kenta...