Blog berisi liputan acara dan tulisan pribadi.

Rabu, 04 Agustus 2021

Film 99 Nama Cinta, Berpikir Positif Hadapi Masalah

dok.sapadunia



Film 99 Nama Cinta ini tayang 2019 lalu, kali ini saya mau mengulas sedikit yang tayang di Netflik. Bergenre drama romantis bernuansa religi yang syarat dengan pelajaran yang berharga.

 

Dibintangi oleh Acha Septriasa sebagai Talia dan Deva Mahenra sebagai Ustadz Kiblat, film 99 nama cinta ini mengangkat kisah asmara berbeda dari film pada umumnya.

 

Penulis naskah 99 nama cinta Garin Nugroho dan sebagai sutradara Danial Rifki kemudian diproduksi oleh MNC Picture.


Baca Juga:

Review Film: Ali & Ratu-ratu Queens

Film Meet Me After Sunset

Film Temen Kondangan

 

Talia (Acha Septriasa) yang berprofesi sebagai pembawa acara gosip “bibir talia” begitu terkenal di seluruh Indonesia karena acaranya mendapatkan rating bagus dari masyarakat, sehingga ia sendiri begitu sombong kepada candra. Kiblat (Deva Mahenra) pernah datang ke studionya, namun dianggap seperti orang asing.

Kiblat yang merupakan teman masa kecil Talia, keduanya sebenarnya masih ingat satu sama lainnya. Namun karena gengsi dan malu, keduanya seperti tidak akrab. Apalagi Kiblat sangat tidak suka dengan program yang dibawakan Talia mengenai ghibah (gosip)

Kiblat yang mendapatkan amanah dari ayah talia melalui abahnya, hal itu yang menjadi kiblat untuk terus memberikan bimbingan agama kepada Talia.

Jauh-jauh dari Jakarta ke kampung kiblat, Talia suatu ketika program acaranya dihentikan lantaran terlibat masalah dengan salah satu narasumbernya. Alhasil, Taliapun harus berpikir keras tentang bagaimana carnya mendapatkan program acara yang bagus dan naik kembali.


Talia pun mendapatkan program Kuliah Subuh, dan Kiblatpun menjadi narasumbernya. Sebelumnya, kuliah subuh yang dipegang Talia tidak mendapatkan rating yang bagus dari masyarakat, dan Talia berhasil mengubah kuliah subuh ini mendapatkan rating yang sangat bagus dari masyarakat yang menghadirkan ustadz kiblat dan Ning Husna (Chika Fawzi) yang merupakan anak dari keluarga kyai juga.


Selain Acha Septriasa dan Deva Mahenra, film 99 Nama Cinta yang berdurasi 1,5 jam itu juga diperankan oleh Mlenuk (Adinda Thomas, Candra (Susan Sameh), Teddy (Robby Purba), Kyai Umar (Donny Damara), Pak Bambu (Dzawin), dan artis senior Ira Wibowo.


Film 99 Nama Cinta mengajarkan kepada kita, pentingnya mengenal asma Allah yang 99 kepada anak-anak. Seperti halnya saat Talia menghadapi masalah, film ini memberikan pesan bahwa ia tidaklah sendirian, ada Allah SWT yang maha pengatur. Sebab, setiap masalah tidak hadir begitu saja, akan tetapi kita akan dinaikkan derajat sebab masalah tersebut. Talia berpikir positif dari setiap menghadapi masalah yang ia hadapi.


Itulah ulasan singkat Film 99 Nama Cinta, kiranya tulisan ini bisa menginspirasi dari sebuah cerita yang saya tonton. Mohon masukkan ya manteman, kalo ada film yang bagus bisa langsung komentar dibawah ini. Saat ini saya lagi menggandrungi film indonesia, siapa tau nantinya bisa mengulas film horor Indonesia. Hmmm seru kali ya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Review Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck: Cinta Menghidupkan Semangat

Jangan kecewakan orang yang berlindung di hatimu. Bukti keseriusan Zainudin memang tidaklah dibuat-buat. Hatinya yang tulus tidak serta mert...